TELAGA BIRU GAP HOUSE

House
Location TELAGA BIRU BSD TENGERANG Client Mr. Rudi Team DIRGANTARA, UNIY UTAMI, FRIDA PRATAMA Appointment May 2016 Status APPROVED PROPOSAL Photographer ┬ęDDAP

GAP HOUSE

 

Konsep yang kami angkat beranjak dari pemikiran mengenai tanggapan terhadap zoning. Ketika kami menganalisis program dan diskusi dengan klien, highclass merupakan kesimpulan awal,sehingga dari target ini kami dapat menganalisis dari segi pengguna. Zona private menjadi jawabannya. Zona private bagi pengguna adalah hal yang mutlak sehingga zonasi sangat menentukan hal ini. The GAP HOUSE merupakan konsep yang merespon zonasi dari segi public, semi public dan private ke hal yang lebih dalam. Gap menjadi pembagi zona ini yang ternyata akan memberikan banyak hal positif. 

 

Site terletak pada lahan hook yang diikat peraturan KLB 1.2. Dari masa bangunan yang memungkinkan, kami membaginya menjadi tiga bagian dasar. Area public merupakan area luar seperti canopy, car port, taman depan dan entrance. Zona semi public kita letakkan living area, dining area dan guest room, dengan pertimbangan area ini akan diakses oleh tamu  yang datang berikut jamuan makan serta kamar tidur. Private area lebih ke arah aktifitas pemilik rumah dengan tanpa ada unsur orang lain seperti family room, bed room, gym, ruang doa dan kamar orang tua.

Area-area ini dibagi dengan koridor yang secara kesan ruang koridor ini menjadi sebuah pembagi antar zoning layaknya Gap Space. Secara tidak langsung, pembagian zoning ini menciptakan ruang-ruang layaknya kerajaan, dimana zona paling luar menuju zona paling inti, dibatasi oleh ruang-ruang transisi. Selain zonasi, konsep ini juga merespon dari segi tension dan green. Tension direspon dengan perubahan skala ruang yang drastis sehingga perasaan dari pengguna ataupun tamu tidak monotone. Sedangkan green design direspon dari segi tunnel cahaya dan tunnel angin.

Karakter lingkungan sekitar, menjadi pertimbangan dalam mengambil tema dalam perancangan. Kami menggunakan  American Vernacular menjadi tema yang dianggap tepat dalam rancangan di kawasan Telaga Sutera Biru ini dimana langgam arsitektur sekitar lebih ke arah klasik dan klasik modern.